Liverpool Harus Obati Kekecewaan Fans

Liverpool Harus Obati Kekecewaan Fans

Liverpool sebenarnya dalam laju apik setidaknya sampai laga penutup tahun di mana mereka menang 1-0 atas Manchester City. Tapi, setelah itu performa Liverpool menurun drastis selepas pergantian tahun.

 

Diawali hasil imbang 2-2 kontra Sunderland, Liverpool hanya meraih satu kemenangan dan itu pun dari tim sekelas Plymouth Argyle dengan skor 1-0. Sisanya Liverpool meraih empat kekalahan dengan tiga di antaranya didapat secara beruntun.

 

Tiga kekalahan itu diderita di kandang dan membuat Liverpool kehilangan kans meraih gelar juara, usai kalah di semifinal Piala Liga Inggris dari Southampton serta disingkirkan Wolverhampton di babak keempat Piala FA.

 

Kini Liverpool pun terancam menuntaskan musim tanpa gelar lagi karena di Premier League posisinya juga tak menguntungkan. Ada di posisi keempat klasemen dengan selisih 10 poin dari Chelsea di puncak klasemen.

 

Sudah begitu Liverpool bakal melakoni laga berat di Anfield, Rabu (1/2/2017) dinihari WIB nanti, kontra Chelsea. Posisi The Reds jadi underdog meski bermain di kandang sendiri.

 

Maka dari itu, Klopp pun meminta para pemainnya untuk tampil sebaik mungkin dan meraih kemenangan demi menghapus kekecewaan fans selama sebulan ini

 

“Menurut saya suporter masih sangat solid. Suasananya begitu bagus di dalam stadion hari Sabtu lalu. Kekalahan bukan karena suasana penonton,” ujar Klopp seperti dikutip Soccernet.

 

“Dalam beberapa pertandingan terakhir kami tidak bisa memberikan kebahagiaan untuk suporter, tapi kini ada kesempatan lain lagi. Ini sangat penting,” sambungnya.

 

“Akan jadi laga yang menarik di Anfield. Harusnya atmosfer nanti begitu luar biasa karena melawan tim terkuat di Premier League saat ini.”

 

“Ada beberapa hal yang tak bisa berjalan di laga seperti ini karena Anda tidak bisa mudah mengalahkan Chelsea, itu mustahil. Bersiap untuk frustrasi dan menunggu momen berikutnya.”

 

“Anda bisa mendengar perbedaan itu di dalam stadion ketika Anda membuang peluang dan semua berteriak ‘Aaargh, lagi?’ Anda bisa dengar itu. Atau ‘Ayo serang lagi!” karena kami tahu bagaimana cara melawan mereka. Ini jelas situasi serupa yang kami lakoni dalam atmosfer berbeda. Ini harusnya positif,” tutup Klopp.

Leave a Reply

%d bloggers like this: